Green Force

semiril angin yang berhembus ,seolah olahmenyapaku ceria.

Seiring jalannya waktu siring itu juga angin ceria itu seakan pergi mengacuhkanku.

Kemanakah ia…

Apa ia memusuhiku???

Apa aku berbuat salah pada nya?

Ohh aku rindu sapaannya yang ceria.

Aku cari dan terus mencari kemana ia pergi

Tetap tak terlihat.

Yang kudapat hanya sebuah kabar yang dibisikkan oleh rumput kecing yang sudah mengering

Kaatanya “ini ulah kalian !! ulah kalian para manusia!

Karna kalian aku harus menderita karna hujan yang takk kunjung turun .

KARNA KALIAN AKU aku tak dapat bernafas ,aku tak dapat  menghasilkan oksigen

KARENA KALIAN aku haarus mati sebelum dewasa.

Betapa miris hati ini mendengar bisikan lirih rumput kecil yg tak bersalah ini.

Betapa bodohnya kami para manusia hanya memikirkan kesenangan semata yang

Padahal hanya berujung pada penderitaan pada semua mahluk.

Tidak hanya mereka manusia yg merasakan akibat kejahatan mereka sendiri!

Tapi setiap nafaas kehidupan yang tidak bersalah di setiap sudut sudut rapuh didunia.

Alamku yang yang indah yang diciptakan tuhanku yang maha sempurna.

Izinkan kami . kami yang telaah lalai menjagamu yang selama ini telah memberi kamai kehidupan yang indah beri kami sediakit waktu untuk memperbaikinya .

Agar kelak kami, tidak menggung malu karena mewarikan kan bumi yang sangat rapuh pada ank cucu kami dimasa depan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: